TEMPO.CO, Semarang: Untuk meramaikan perayaan tahun baru Imlek 2017, Komunitas Kuliner Semarang menggelar Pork Festival atau festival olahan daging babi di Pasaraya Sriratu, Jalan Pemuda Semarang. Berbagai macam jenis makanan maupun panganan ringan khas Imlek dijual peserta festival. Untuk mengakomodasi umat muslim, panitia juga membagi dua zone yaitu halal zone dan babi zone. Pork Festival merupakan festival yang menjual berbagai makanan yang berasal dari olahan daging babi. Tidak saja makanan modern, festival juga menjual masakan yang sudah langka seperti Bak Cang, Nuk Pyang, Babi Garam dan tentunya kue ranjang ikut meramaikan perayaan tahun baru Cina. Makanan khas Imlek tersebut akan mudah didapatkan pada Festival ini. Festival yang berlangsung di halaman samping Pasaraya Sriratu Semarang ini diikuti oleh 30 stand olahan babi, dan 50 stand makanan non babi. Panitia sengaja mengusung tema festival makanan olahan daging babi, untuk mengenalkan makanan olahan babi yang ada di Jawa Tengah kepada publik masyarakat Semarang. Jurnalis Video : Budi Purwanto Editor/Narator : Dwi Oktaviane