TEMPO.CO, Kuta, Bali: Sehari menjelang perayaan Imlek 2568, warga Tionghoa di kawasan Kuta, Bali, menggelar ritual tolak bala yang bertujuan agar pada perayaan Tahun Baru Tionghoa dapat memberikan aura positif dan terhindar dari segala malapetaka.Sebelum ritual dimulai, para warga Bali keturunan Tionghoa melakukan persembahyangan dan memberikan persembahan kepada para Bhuta Kala, atau energi negatif agar tidak mengganggu mereka saat merayakan Imlek.Ritual tolak bala digelar dengan mengarak lima Barongsai dan naga oleh para pemuda berkeliling kawasan sekitar Vihara dan di setiap perempatan, atraksi Barongsai dan naga ditarikan.Barongsai dan naga dipercaya sebagai kendaraan para Dewa-Dewi yang akan memberikan keselamatan bagi umat manusia.Arak-arakan tersebut selalu menjadi daya tarik wisatawan dan masyarakat setempat dalam meramaikan perayaan Tahun Baru Imlek.Jurnalis Video: Johannes P. ChristoEditor: AndyPengisi Suara: Maria Fransisca