TEMPO.CO, Yogyakarta : Disaksikan Samsu Muin Harahap dan Mujilah, adik dan ibu almarhum Udin, jurnalis Yogyakarta dan elemen-elemen masyarakat pemerhati jurnalis mendeklarasikan berdirinya Lembaga Bantuan Hukum Pers (LBH Pers) Yogyakarta di depan makam Udin, mantan wartawan harian BERNAS yang dibunuh 16 tahun lalu.Deklarasi berdirinya LBH Pers yang dilakukan di hadapan pusara seorang jurnalis ini bukan tanpa sebab. Kasus Udin menjadi contoh tidak adanya perlindungan hukum terhadap jurnalis. Kasus Udin yang dibunuh orang tak dikenal 16 tahun lalu, sudah hampir mencapai tanggal kadaluarsanya beberapa bulan lagi, sementara penyidikan masih belum menemukan titik terang. Deklarasi yang ditutup dengan tabur bunga ini dilakukan di kelurahan Trirenggo, Bantul, Yogyakarta. Mereka mengharapkan bahwa kerja sama dengan berbagai elemen seperti Pusham UII, Pukat UGM, PBHI, LBH Yogyakarta bisa memberi payung hukum bagi para jurnalis di Yogyakarta dan Jawa Tengah. Videographer: Suryo WibowoEditor/Narator : Dwi Oktaviane