TEMPO.CO, Jakarta: Pada 1991, pria yang terlatih sebagai dokter ini mendirikan Islamic Research Foundation, sebuah lembaga nirlaba yang bertujuan memberi pemahaman tentang Islam.Zakir dikenal sebagai pakar perbandingan agama. Ia berdakwah untuk menjelaskan pandangan dan prasangka tentang Islam menggunakan Alquran, Hadist, kitab agama lain dan fakta ilmiah.Zakir mendirikan stasiun televisi Peace TV di Dubai pada Januari 2006. Saluran berbahasa Inggris, Urdu dan Bangla ini disiarkan di lebih dari 200 negara.Hingga 2014, Pria kelahiran 1965 di Mumbai, India ini sudah menyampaikan lebih dari 2000 ceramah di lebih dari 28 negara. Ia menerima berbagai penghargaan, seperti Maal Hijrah Distinguished Personality Award di Malaysia pada 2013 dan King Faisal International Prize for Service to Islam di Arab Saudi pada 2015.Ucapan Zakir Naik kerap menyulut kontroversi hingga pada 2010 ia dilarang berkunjung ke Inggris dan Kanada. Ia juga dikiritik di Malaysia karena dianggap salah menginterpretasikan ajaran Hindu dalam beberapa kesempatan.Pada 2012 India juga melarang Peace TV karena siarannya dianggap anti-India.Pada 2016, pemerintah Bangladesh melarang Peace TV karena dianggap tak sesuai dengan nilai masyarakat Muslim dan budaya Bangladesh. Tahun lalu, Pemerintah India turut pula melarang IRF beroperasi selama 5 tahun antara lain karena ceramah Zakir dianggap subversif.Foto: Prima Mulia, AntaraNaskah: Sadika HamidEditor: Ryan Maulana