TEMPO.CO, Jakarta: Badan Narkotika Nasional (BNN) belum lama ini meringkus jaringan narkoba internasional Malaysia. Selain menangkap dua pelaku, petugas BNN mengamankan barang bukti seberat 11,076 kilogram sabu. Sementara itu, satu pelaku berinisial A tewas ditembak petugas karena melarikan diri dan melawan saat akan ditangkap. A meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit.Saat gelar perkara di kantor BNN, Jakarta Timur, Senin, 2 April lalu, Kepala BNN Komjen Budi Waseso mengatakan penangkapan pelaku dilakukan di Pontianak pada 20 Maret 2017. Selain barang bukti sabu seberat 11 kilogram lebih, petugas juga berhasil mengamankan barang bukti berupa satu sepeda motor, satu mobil dan sembilan telepon genggam. Pelaku GUS dan WAH berperan sebagai kurir yang membawa sabu dari Kuching, Serawak, Malaysia, menuju Pontianak melalui Entikong dengan modus baru, yakni pelaku menyamarkan sabu sehingga terlihat lebih kecokelatan dan besar seperti gula batu yang sulit dikenali. Sabu ini disembunyikan di balik pintu kendaraan.Atas perbuatannya, pelaku dikenakan Pasal 114 Ayat 2 juncto Pasal 132 Ayat 1 serta Pasal 112 Ayat 2 juncto Pasal 132 Ayat 1 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika, dengan ancaman maksimal pidana mati.Jurnalis Video: IMAM SUKAMTOEditor: Ngarto Februana