Minggu, 22 September 2019

TEMPO.CO,Yogyakarta: Daerah Istimewa Yogyakarta memiliki puluhan desa yang masuk dalam daerah rawan tsunami. Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Daerah Istimewa Yogyakarta, Heri Siswanto mengatakan, berdasarkan kajian resiko bencana yang dilakukan pada tahun 2016 silam, terdapat 33 desa yang berada disepanjang pantai selatan DIY.Berdasarkan pemetaan yang ada dari 33 desa tersebut, 30 desa rawan tsunami berada di tiga kabupaten diantaranya, Kabupaten Kulon Progo dengan jumlah 10 desa, Kabupaten Bantul 5 desa dan Kabupaten Gunungkidul terdiri dari 15 desa. Potensi terjadinya gempa bumi dan tsunami di wilayah Jawa termasuk di DIY ini relatif besar.Sebagai upaya mitigasi bencana gempa bumi dan tsunami, BPBD DIY bekerja sama dengan BPBD Kabupaten terus melakukan gladi lapang simulasi penanangan tsunami. Simulasi digelar dengan melibatkan masyarakat di 33 desa rawan bencana tsunami di Daerah Istimewa Yogyakarta.Mitigasi bencana, kajian awal bencana, dan simulasi yang melibakan tim reaksi cepat yang dibentuk setiap desa ini diharapkan dapat meminimalisir korban jiwa dan harta. Apabila bencana gempa bumi dan diikuti dengan tsunami terjadi menerjang 33 desa yang berada di kawasan pesisir pantai selatan DIY.Jurnalis Video : Hand WahyuEditor/Narator : Dwi Oktaviane