TEMPO.CO, Semarang: Pawai lintas agama yang digagas pemerintah daerah dan warga Hindu kota Semarang dimeriahkan dengan kehadiran 4 ogoh-ogoh dan kereta kencana Arjuna yang diarak dari titik nol kilometer hingga Balaikota. Ribuan penonton memadati jalan Pemuda yang ingin melihat pawai kolaborasi kesenian Hindu Bali, Jawa dan etnis Cina. Pawai yang digelar usai perayaan Hari Raya Nyepi memang didominasi kesenian Hindu Bali. Empat ogoh-ogoh yaitu Kalinaya, Narasima, Sangyagana dan Larung menjadi daya tarik utama penonton. Ogoh-ogoh ini bersama gedawangan patung tinggi besar khas etnis Cina diusung personil TNI menempuh jalan sepanjang 3 kilometer. Pawai lintas agama memang digelar untuk menarik wisatawan berkunjung ke kota Semarang. Ditengah iring-iringan, serombongan umat Hindu Jaganath Ratha Yatra menarik kereta kencana Arjuna yang menggambarkan cerita sejarah tokoh agama Hindu Krisna, dengan membawa kereta kencana, Krisna berperang melawan angkara murka dan ketidakadilan. Umat Hindu ini pun menari-nari sambil bernyanyi mengagungkan Kresna dan Rama. Jurnalis Video : Budi PurwantoEditor/Narator : Dwi Oktaviane