TEMPO.CO, Jakarta: Warga sekitar Stasiun Manggarai, Jakarta Selatan, memiliki masalah lahan dengan PT KAI pada Rabu pagi, 26 April 2017. Menurut warga, tanah tersebut sudah diduduki warga selama sekitar 60 tahun. Sedangkan PT KAI menganggap tanah tersebut milik negara. Ratusan Brimob dan Satpol PP siap mengamankan eksekusi.Warga juga tidak mau kalah dan memohon bantuan Perhimpunan Bantuan Hukum dan Hak Asasi Manusia Indonesia (PBHI), untuk melakukan proses negoisasi dengan PT KAI. Menurut Nasrul S Dongoran dari PBHI yang juga ada di lokasi, pihak PT KAI tidak bisa memperlihatkan masterplan yang menggambarkan lokasi rumah warga yang terkena gusuran.Komnas HAM juga menjadi lembaga yang dipercaya warga. Siang tadi, perwakilan dari Komnas HAM tiba di daerah sengketa. Desiarius Ryan, Staf subkomisi mediasi Komnas HAM, tampak memperhatikan penjelasan warga saat mereka menunjuk posisi rumah yang diklaim milik negara. Ia berjanji untuk memanggil pihak PT KAI kembali untuk dipertemukan dengan warga.Jurnalis video: Maria Fransisca, Irsyan HasyimEditor/Narator: Ryan Maulana