TEMPO.CO, Tegal: Pemesanan sarung khas Tegal saat Ramadan mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Di perusahaan pembuatan sarung khas Tegal PT. Asaputex Jaya misalnya, penjualan meningkat hingga 100 persen. Jamaludin Ali Alkatiri, Direktur PT. Asaputex Jaya mengatakan, penjualan pada bulan Ramadan yang biasanya hanya mencapai 5.000 kodi per bulan. Ramadan tahun ini, penjualan meningkat menjadi 10 ribu kodi per bulan. Permintaan bukan hanya dari dalam negeri tetapi juga dari berbagai negara di Timur Tengah Seperti Yaman, Yordania, Bahrain, Oman, Qatar. Saat ini, PT. Asaputex sedang menggarap pasar baru di dua negara Afrika yakni Ethiopia dan Djibouti. Dari berbagai motif produk yang dijual PT. Asaputex, motif balian atau tegalan yang paling laris diburu para pembeli. Motif balian itu, seperti balian Istambul, Toraja, atau Balian kairo.Selain itu, model yang saat ini laris adalah sarung model celana. Menurut dia, model sarung yang memiliki pangsa pasar kaum muda ini banjir pesanan karena pemakaiannya yang praktis. Jurnalis Video: M. Irsyam FaizEditor/Narator: Ridian Eka Saputra