TEMPO.CO, Serang: Philippine National Police (PNP) memasukan 7 Warga Negara Indonesia dalam rilis 36 Daftar Pencarian Orang kelompok teroris yang menyerang kota Marawi, Filipina Selatan. Satu dari 7 Warga Negara Indonesia yang dirilis Philippine National Police, beralamat di Taman Angsoka Permai, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, Banten bernama Mochamad Jaelani Firdaus.Ditemui dirumah sesuai alamat rilis, hanya ada istri Mochamad Jaelani Firdaus yang tinggal bersama kedua orang tua kandung. Alamat rumah tersebut merupakan rumah mertua Firdaus. Mochamad Jaelani Firdaus sendiri merupakan warga asal Kampung Cerewet, Desa Duren Jaya, Bekasi Timur dan tinggal di rumah Kontrakan di wilayah Tangerang Selatan, Banten terakhir kali pada Februari 2017 lalu.Muchamad Jalenai Firdaus diketahui oleh mertuanya berprofesi serabutan sebagai penjual tahu keliling, pernah bekerja di toko herbal obat dan oleh istrinya Firdaus pernah bisnis jual beli motor. Istri Firdaus tidak mengetahui pasti kabar Suaminya itu. Kepada awak media, istri Firdaus tidak mau berkomentar banyak. Hanya saja dari keterangan lisan sang istri, Mochamad Jaelani Firdaus pamit meninggalkan dirinya pada akhir Februari 2017 pergi ke Kalimantan untuk berjualan. Setalah itu, Firdaus tidak pernah memberikan kabar kepada pihak keluarga.Meski sehari-hari tinggal di Tangerang Selatan, namun warga mengenal baik sosok Firdaus. Bapak dua anak tersebut dikenal sebagai orang yang sopan dan suka menyapa terhadap para tetangga.Jurnalis video: Darma WijayaEditor/Narator: Ryan Maulana