TEMPO.CO, Yogyakarta: Densus 88 Mabes Polri Antiteror menangkap satu warga Gunungkidul yang diduga terkait jaringan teroris di Indonesia. Penangkapan tersebut sempat menggegerkan warga sekitar mengingat terduga berinisial R-S setiap harinya menetap di Bala Pulang Watan, Tegal, Jawa Tengah, sejak 2008 dan membuka usaha warung kelontong bersama istrinya.Saat penangkapan dilakukan Densus 88 Mabes Polri Antiteror membawa R-S beserta istri dan juga anak-anaknya untuk dilakukan pemeriksaan.Kakak kandung terduga teroris, Eko Budi Hariyanto, mengatakan R-S sudah 3 hari kembali ke kampung halamannya untuk bersilahturahmi bersama keluarga serta mengkhitankan anak pertamanya.Kepala Desa Kepek, Bambang Setiawan, mengatakan, dirinya memang melihat R-S pulang ke rumah di Gunungkidul. Usai ditangkap dan diamankan, terduga teroris R-S kemudian dibawa ke Mako Brimob, Polda DIY sekitar pukul 20.30 WIB Selasa malam, dengan pengawalan ketat.Jurnalis Video: Hand WahyuEditor: Ngarto Februana