TEMPO.CO, Jakarta: Sidang e-KTP dengan terdakwa Irman dan Sugiharto kembali digelar di pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Kamis, 8 Juni 2017. Saksi yang dihadirkan adalah Prof Mikrajudin Abdullah, seorang dosen dari Institut Tehnologi Bandung (ITB) dan Suhaedi, seorang auditor Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Mikrajudin membahas tentang penelitian jenis plastik yang digunakan untuk pembuatan kartu e-KTP. Ia juga meneliti jumlah lapisan yang digunakan. Dengan mengetahui bahan yang dipakai serta jumlah lapisan, ia akan mengitung perkiraan harga yang ada dipasaran. Dari hasil itu, akan terlihat kewajaran harganya.Sedangkan, Suhaedi membahas laporan audit kerugian negara. Ia melihat ketidakwajaran pada proses lelang. Hal tersebut menurutnya tidak wajar karena adanya pertemuan di tahun 2010 untuk mbahas proyek ini, sedangkan pelelangan baru diadakan tahun 2011. Hal-hal lain yang dianggap merugikan negara antara lain penguncian spesifikasi printer dan ribbon.Jurnalis Video : Maria FransiscaEditor/Narator: Ridian Eka Saputra