TEMPO.CO, Semarang: Tiga jenazah korban jatuhnya helikoter Basarnas di tebing Gunung Butak, Temanggung, Jawa Tengah diidentifikasi di Rumah Sakit Bhayangkara Semarang, Senin 3 Juli 2017. Ketiga jenazah tersebut berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan bersama personil TNI Polri malam hari dan dibawa ke Semarang. Korban lainnya berjumlah 6 orang sedang diupayakan untuk segera dievakuasi untuk proses identifikasi. Istoyo, Korps Sukarela PMI Temanggung salah satu personil yang mengevakuasi jenazah korban menjelaskan kendala medan menghambat evakuasi korban. Lokasi jatuhnya helikoper Basarnas berada di bukit, berjarak 7 kilometer dari pemukiman penduduk. Selain itu cuaca di lokasi berkabut tebal dan hujan.Helikopter jenis Dauphin HR 3602 milik Basarnas jatuh dalam perjalanan memantau lokasi letusan di Kawah Sileri, Dieng, Banjarnegara. Heli tersebut mengangkut 5 rescuer Basarnas dan 4 kru heli. Sebelum jatuh, helikopter tersebut digunakan Basarnas untuk memantau arus balik di jalur Pantura Semarang hingga gerbang Tol Brebes atau Brexit.Jurnalis video: Budi PurwantoEditor/Narator: Ryan Maulana