TEMPO.CO, Jakarta : Selang sehari setelah gelar perkara oleh KPK yang menyatakan dirinya menjadi tersangka, Anas Urbaningrum menggelar konferensi pers di Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat, di jalan Kramat Raya pada Sabtu 23 Februari 2013.Setelah berhenti dari Ketua Umum Partai Demokrat, Anas mengatakan pengunduran dirinya itu merupakan awal lembaran pertama, serta menjelaskan bahwa masih banyak halaman berikutnya yang akan dibuka untuk kebaikan demokrasi di Indonesia.Dia dinyatakan terlibat korupsi dalam proyek Hambalang yang menelan biaya hingga Rp 2,5 triliun. Mantan Ketua Umum Partai Demokrat ini melanggar pasal 12 a, b atau pasal 11 Undang-Undang 31 Tahun 1999 tentang Tindak Pidana Korupsi.Video Journalist : RYAN MAULANA