TEMPO.CO, Jakarta: Merayakan 30 tahun berkarya di industri musik dangdut, penyanyi asal Indramayu, Iis Dahlia merilis album The Best of Iis Dahlia. Album yang diproduseri Hadi Soenjoto ini sekaligus sebagai bukti eksistensi Iis Dahlia di dunia tarik suara. "Belakangan banyak yang nanya kok Teh Iis nggak nyanyi lagi, malah sibuk juri. Jadi ini sebagai jawaban bagi penggemar saya umumnya musik dangdut," Saat peluncuran album The Best of Iis Dahlia di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, 19 Juli 2017, Iis Dahlia mengatakan album tersebut menjadi jawaban bagi penggemarnya yang merindukan lagu-lagu Iis Dahlia. Dalam penggarapan albumnya, Iis memadukan subgenre atau nuansa musik dangdut yang pernah dibawakanny seperti dangdut klasik, melayu, hingga nuansa India. Bahkan ada dua lagu India yang kemudian dibuat berbahasa Indonesia, yakni Tum Hi Ho (Demi Kamu) dan Sun Raha Hai (Saat Kurindu).Album The Best of Iis Dahlia berisi 12 lagu dan dua bonus track, terdiri dari lagu lama yang diaransemen ulang seperti Tamu Tak Diundang, Seroja, Kecewa, dan lagu baru Cinta Apalah serta Jomblo Senior ciptaan Melly Goeslaw yang kemudian diaransemen Anto Hoed.Jurnalis Video: NurdiansahEditor: Ngarto Februana