TEMPO.CO, Tangerang: Sebanyak 148 Warga Negara Asing (WNA) yang diduga melakukan kejahatan cyber dengan modus online di tiga wilayah Indonesia yakni Bali, Surabaya dan Jakarta dibawa dari polda Metro Jaya mengunakan lima bus dengan pengawalan ketat aparat kepolisian untuk dideportasi dari Indonesia melalui Bandara Soekarno Hatta, Kamis 3 Agustus 2017. Modus para pelaku dilakukan dengan cara melakukan pemerasan terhadap para pejabat di berbagai negara, terutama di China dan Taiwan dengan cara online, namun dilakukan di negara Indonesia. Menurut AKBP Didik Sugiarto Wakil Direktur Kriminal Umum Polda Metro Jaya menjelaskan ada total 148 WNA dengan rincian 143 WNA China, 4 WNA Taiwan dan 1 WNA Malaysia. Para pelaku kejahatan cybercrime ini dideportasi untk menjalani proses hukum lebih lanjut, sementara rencananya mereka akan diterbangkan menggunakan pesawat carter dan dibagi dalam dua tahap penerbangan. Jurnalis video: Marifka Wahyu HidayatEditor/Narator: Ryan Maulana