TEMPO.CO, Jakarta : Semakin banyaknya penduduk yang tinggal di bantaran kali Ciliwung membuat volume sampah yang dibuang ke dalam kali juga semakin bertambah, hal ini dapat menimbulkan pencemaran lingkungan dan juga banjir yang kerap kali melanda kota Jakarta terlebih di sekitar kawasan bantaran kali.Menurut Usman Firdaus selaku Ketua Masyarakat Pecinta Lingkungan (MAT PECI) permasalahan masyarakat yang umumnya membuang sampah sembarangan ke kali itu sebenarnya sederhana yaitu minimnya sarana tempat sampah. Ia meminta kepada pemerintah untuk menyediakan fasilitas pembuangan sampah dan juga pelatihan kepada masyarakat agar dapat memanfaatkan sisa sampah rumah tangganya sehingga tidak membuang sampah lagi di bantaran kali Ciliwung. Video Journalist : RYAN MAULANAEditor/Narator : DWI OKTAVIANE