Senin, 19 November 2018

TEMPO.CO, Madiun - Prajurit Raider Batalyon Infantri Para Raider 501/Bajra Yudha Madiun menggelar simulasi penangan teror. Kegiatan yang bertujuan meningkatkan keahlian prajurit ini berlangsung di Waduk Bening Widas, Saradan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Kamis, 24 Agustus 2017.Simulasi ini menceritakan adanya kelompok pemberontak yakni Gerakan Saradan Merdeka (GSM). Mereka menyandera pimpinan daerah di markas yang berada di tepi waduk. Prajurit Raider melakukan upaya penyelamatan dengan menerjunkan pasukan yang diangkut perahu karet.Setelah mendarat di dekat markas GSM. Pasukan ini berjalan mengendap mendekati pintu masuk. Selang beberapa menit kemudian, helikopter menerjukan sejumlah pasukan tambahan. Para Raider maju hingga akhirnya melumpuhkan pemberontak. Pimpinan daerah berhasil diselamatkan dan diangkut helikopter.Koordinator materi latihan Yonif Para Raider 501/Bajra Yudha Madiun, Sersan Kepala Ari Abdi, mengatakan bahwa simulasi itu melibatkan 36 personel. Mereka dibagi dalam beberapa kelompok pasukan, di antaranya helikopter atau mobilasasi udara, perahu karet, perenang, dan pemberontak.Ia menyatakan, latihan itu digelar dua kali dalam setahun. Selain untuk pemeliharaan alat tempur yang dimiliki juga bertujuan meningkatkan keahlian para raider. Jika sewaktu-waktu dibutuhkan sudah siap tempur.Jurnalis Video: Nofika Dian NugrohoEditor/Narator: Ngarto Februana