TEMPO.CO, Jakarta: Tragedi kemanusiaan yang terjadi di Rakhine State, Myanmar, menggugah hati Pramuka Indonesia. Mereka turut membantu warga Rohingya yang menjadi korban kekerasan sehingga terpaksa harus mengungsi. Cara yang dilakukan Pramuka cukup unik, untuk membantu warga Rohingya, Myanmar, yang mengalami kekerasan oleh aparat negara. Pramuka menggagas aksi bumbung, yaitu menggalang dana kepedulian untuk sebuah tujuan kemanusiaan. Wakil Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka Bidang Pembinaan Anggota Muda, Budi Prayitno, mengatakan hasil dari penggalangan dana itu akan disumbangkan untuk warga Rohingya.Pada kesempatan itu, Budi mengajak seluruh anggota Pramuka dan masyarakat yang terketuk hatinya untuk membantu pengungsi Rohingya. Solidaritas untuk Rohingya oleh Pramuka Indonesia ini bukan pertama kalinya. Pada 29 Agustus 2017, Pramuka mengirim Eko Sulistio, salah seorang anggota Pramuka, ke Rakhine State, Myanmar. Hingga kini di sana Eko menyalurkan bantuan kemanusiaan di kamp-kamp pengungsian, khususnya untuk ibu dan balita. Kerja sama Pramuka Indonesia dengan Pramuka Myanmar terjalin berkat keaktifan di tingkat dunia dan regional Asia Pasifik. Jurnalis Video: Maria FransiscaStok Foto: Burma Human Rights NetworkEditor: Ngarto Februana