TEMPO.CO, Jakarta: Puluhan agen dan jamaah travel umrah Kafilah Rindu Kabah (KRK) mendatangi rumah bos KRK, Ali Zainal Abidin di daerah Pondok Bambu, Jakarta Timur. Mereka menuntut agar uang yang sudah di setorkan ke KRK untuk di kembalikan.Tuntutan ini berawal dari tiga ribuan jamaah umrah yang tidak kunjung diberangkatkan sejak tahun 2015 lalu. Menurut Ali, uang jamaah yang belum diberangkatkan telah digunakan untuk keberangkatan jamaah sebelumnya. Ali mengatakan bahwa dari 5500 jamaah, travelnya telah memberangkatkan 2600 jamaah.Dari 2600 jamaah yang sudah diberangkatkan Ali mengatakan bahwa 300 sampai 400 jamaah belum melunasi pembayarannya dengan kisaran harga 17 juta hingga 22 juta perorang. Oleh karena itu Ali berencana akan mengaudit dana jamaah yang masuk ke KRK.Aksi damai tersebut sempat memanas ketika Ali dan salah satu agen berdebat .Mengenai tuntutan agen dan jamaah yang mendatangi rumahnya, Ali kembali menjanjikan bahwa uang akan segera di refund pada bulan September ini. Besarnya refund 60 hingga 80 persen dari uang yang sudah disetor ke KRK.Selain pengembalian uang, agen dan jamaah KRK juga menuntut Ali untuk menyerahkan diri ke pihak kepolisian, namun Ali enggan melakukan hal tersebut karena menurutnya dia akan segera mengembalikan seluruh uang jamaah.Jurnalis Video/Editor: Ridian Eka Saputra