Selasa, 17 September 2019

TEMPO.CO, Mojokerto: Presiden Joko Widodo (Jokowi) tak akan membiarkan upaya pelemahan institusi dan kewenangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Hal ini ditegaskan Jokowi pada wartawan usai meresmikan ruas tol Jombang-Mojokerto di Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur. Jokowi meminta pada semua elemen bangsa untuk ikut bersama-sama menjaga KPK. Pernyataan ini menanggapi wacana pelemahan bahkan pembekuan KPK di tengah-tengah kerja panitia khusus (Pansus) Hak Angket KPK yang dibentuk DPR. Pansus sedang mengkritisi sejumlah kekurangan manajemen organisasi dan proses penegakan hukum yang dilakukan KPK. Jokowi mengatakan sebagai bagian dari istitusi penegakan hukum terutama pemberantasan korupsi di Indonesia, maka tidak boleh ada upaya pelemahan KPK. KPK menurutnya intsitusi yang sangat dipercaya masyarakat sehingga harus diperkuat untuk mempercepat pemberantasan korupsi. Meski DPR mengkritik, KPK semakin gencar memberantas korupsi, tidak hanya di pusat pemerintahan tapi juga daerah. Pada Juni 2017 lalu, KPK menangkap Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang serta Ketua dan dua Wakil Ketua DPRD Kota Mojokerto. Mereka terlibat suap pengalihan anggaran proyek perencanaan pembangunan kampus Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) di Mojokerto. Jurnalis Video: IshomuddinEditor/Narator: Ridian Eka Saputra