TEMPO.CO, Jakarta : Tiga tersangka penyerang kantor Tempo pada Jumat 15 Maret lalu mengakui perbuatannya. Febriatna, Aditya, dan Fauzi Hidayatullah mengaku tak sengaja melakukan penyerangan tersebut. Menurut Febri, malam itu mereka sedang berkumpul dan mengadakan pesta bakar ayam untuk menyambut salah satu teman mereka yang baru keluar dari rumah sakit. Dalam keadaan mabuk, Febri mengaku hanya ingat ketika melihat Aditya, adik kandungnya, perang mulut dengan beberapa orang Tempo yang posisinya terpisah dengan tembok. Kepada Tempo mereka minta maaf yang sebesar-besarnya dengan raut muka kuyu menyesali perbuatannya.courtesy : KOMPASTVEditor/Narator : DWI OKTAVIANE