TEMPO.CO, Depok: Puluhan warga dari Kelurahan Depok Jaya dan Depok, Kecamatan Pancoran Mas, melakukan unjuk rasa di kantor Walikota Depok. Hujan yang menguyur tidak menyurutkan keinginan mereka untuk menyampaikan aspirasi terkait pemberlakuan sistem satu arah (SSA) di Jalan Arif Rahman Hakim, Nusantara Raya, dan Dewi Sartika.

Mereka mulai berkumpul di depan Pasar Depok Jaya sejak pukul 10.00 WIB. Kemudian mereka melakukan long march melewati Jalan Nusantara, Dewi Sartika, dan Margonda. Aksi ini dilakukan dengan menyerahkan hasil survei terkait pemberlakuan SSA kepada Pemerintah Kota Depok.

Ketua RW 03 Kelurahan Depok Jaya, Firman, menjelaskan hasil survei terhadap pemberlakukan SSA. Responden adalah warga yang tinggal di lokasi pemberlakuan SSA. Dari hasil survei, 293 orang meminta kebijakan SSA dibatalkan dan 76 orang meminta ditunda sampai infrastruktur siap.

Tiga orang responden menginginkan dilanjutkan,  14 responden meminta ada perbaikan. Firman juga mempertanyakan hasil survei Pemkot Depok yang mengatakan 63 persen warga ingin SSA dilanjutkan.

Selain menyerahkan data jajak pendapat, peserta unjuk rasa juga menyerahkan secara simbolis keranda mayat. Menurut Firman, ini sebagai pengingat bahwa kebijakan SSA telah memakan korban kecelakaan akibat infrastruktur jalan yang tidak memadai.

Jurnalis Video: Irsyan Hasyim
Editor/Narator: Ridian Eka Saputra