Senin, 19 November 2018

Ratusan mahasiswa yang menamakan dirinya Aliansi Mahasiswa Yogyakarta Anti Korupsi, turun ke jalan menggelar Aksi damai Indonesia Darurat Korupsi, Jumat sore. Aksi yang menuntut Setya Novanto mundur dari jabatannya tersebut selain diwarnai dengan aksi jalan mundur mahasiswa, juga aksi teaterikal penangkapan belut dan tabur bunga.

 

Dalam aksi tersebut, para mahasiswa melakukan longmarch dari jalan Abu bakar Ali hingga Titik Nol Kilometer Yogyakarta. Aksi jalan mundur mahasiswa sebagai simbol mundurnya demokrasi dan penegakkan hukum seolah jalan ditempat pun turut mewarnai unjukrasa mahasiswa yang menyoroti pasca putusan praperadilan yang menganulir status tersangka Setya Novanto.

 

Massa aksi juga menilai terdapat banyak kejanggalan kejanggalan, seperti saat hakim menolak permintaan KPK untuk memutar bukti rekaman, serta saksi dan ahli yang diajukan KPK dikesampingkan oleh hakim dalam pertimbangannya. Berbagai kejanggalan tersebut dianggap justru semakin menunjukkan upaya pemberantasan korupsi di Indonesia masih terus dilemahkan.

 

Selain berorasi, massa aksi juga menuntut Setya Novanto mundur dari jabatannya sebagi Ketua DPR RI, serta mendukung KPK mengeluarkan surat perintah penyidikan baru untuk menjerat Setya Novanto berdasarkan bukti-bukti yang ada. Massa aksi pun melakukan teaterikal dengan menggunakan topeng Presiden Joko Widodo yang menangkap belut, yang menggambarkan Setya Novanto sama licinnya dengan belut. Setelah aksi tersebut rencananya mereka juga akan melakukan aksi besar besaran di Istana pada 20 Oktober esok,yang sekaligus bertepatan dengan 3 tahun pemerintahan Jokowi-JK.?

 

?Jurnalis video: Hand Wahyu

Editor/Narator: Ryan Maulana