TEMPO.CO, Pekanbaru - Badan Narkotika Nasional menangkap dua anggota jaringan narkoba internasional jalur Malaysia-Indonesia di Jalan Lintas Sumatera, Pekanbaru-Duri Km 76, Riau. Dari tangan pelaku BNN menyita sejumlah barang bukti di antaranya 25 kilogram sabu-sabu, 25 ribu butir ekstasi serta sejumlah telepon seluler dan handy talk. 

 

Kedua pelaku yakni Zaini dan Jafar warga Binjai, Sumatera Utara. Polisi terpaksa melumpuhkan satu pelaku bernama Jafar dengan timah panas karena mencoba kabur saat dilakukan penangkapan. Pelaku akhirnya meninggal dalam perjalanan menuju Rumah Sakit Bhayangkara, Pekanbaru. Para pelaku berangkat dari Medan sambil membawa sabu-sabu dengan mobil Honda CRV yang dikendarai Zaini. Sabu-sabu tersebut disembunyikan di dalam subwoofer dan kotak pengeras suara.

 

Deputi Pemberantasan BNN Inspektur Jenderal Arman Depari mengatakan, barang haram tersebut berasal dari Malaysia yang masuk lewat perairan Aceh. Rencananya sabu dan ekstasi itu akan diedarkan di wilayah Sumatera dan Jawa. Namun BNN mengaku kesulitan mengungkap bandar besar sabu tersebut karena informasi terputus lantaran satu pelaku yang berperan sebagai pengendali narkotika tewas dalam operasi penangkapan. Meski demikian, BNN berjanji terus berupaya mengungkap kasus tersebut.

 

Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan undang-undang nomor 35 tahun 1999 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman mati. 

 

 

 

 

Jurnalis Video: Riyan Nofitra

Editor/Narator: Ridian Eka Saputra