TEMPO.CO, Moghadisu - Jumlah korban tewas akibat ledakan bom truk pada Sabtu lalu di sebuah kawasan perbelanjaan di ibu kota Somalia, Mogadishu, bertambah menjadi 137 orang, sementara 300 orang terluka, kata polisi pada Ahad kemarin.

Seorang petugas kepolisian Ibrahim Mohamed kepada AFP mengatakan kebanyakan dari korban terbakar tidak bisa dikenali.

Ledakan itu terjadi pada Sabtu siang di sebuah persimpangan jalan yang padat, bangunan hancur, tampak tumpukan puing-puing dan kendaraan terbakar.

Pejabat setempat mengatakan bahwa ledakan bom ini merupakan yang terburuk di negara Afrika timur yang dilanda perang tersebut.

Tidak ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas serangan ini. Sebuah kelompok militan Shabaab dituding telah melakukan puluhan pengeboman bunuh diri untuk menggulingkan pemerintah Somalia yang didukung internasional.

Tim penyelamat menggali di antara puing-puing di persimpangan di Hodan, sebuah kawasan komersial yang ramai dengan toko-toko, hotel dan tempat bisnis di barat laut kota.

Video: AFP/AFPTV
Editor: Ngarto Februana