Jumat, 21 September 2018

Ratusan pedagang Pasar Tanah Tinggi, Kota Tangerang melakukan aksi mogok berjualan dengan cara berunjuk rasa di depan kantor PT Selaras Griya Adiguntama selaku pengelola pasar Tanah Tinggi di Jalan Sudirman, Kota Tangerang, Senin 13 November 2017.

 

Para pedagang menolak dengan diberlakukannya kontrak lapak baru periode tahun 2021 sampai 2026 dan membayar perlapaknya Rp 100 juta, padahal sebelumnya para pedagang masih terikat kontrak hingga empat tahun ke depan. Selain itu para pedagang juga dibebankan untuk membayar retribusi sebesar Rp 100 perkilogramnya, tentu saja sangat merugikan para pedagang yang kini mencapai seribu lapak.

  

Ratusan para pedagang yang mempunyai seribu lapak daganganya kini menjadi sepi akibat para pedagang mogok, memprotes ulah aksi manajemen tanah tinggi yang secara sepihak memaksa para pedagang memperpanjang kontrak.

 

Rencananya aksi mogok ratusan pedagang ini akan dilakukan sampai tiga hari kedepan atau hari rabu besok dan pedagang yang berunjuk rasa juga tidak menerima order barang dari luar daerah agar barang tersebut tidak busuk. Para pedagang berharap pemerintah setempat ikut campur tangan, untuk menyelesaikan permasalahan ini dengan cara cepat dan tepat.

 

Jurnalis video: Marifka Wahyu Hidayat

Editor/Narator: Ryan Maulana