Bakal calon gubernur Jawa Timur yang juga Menteri Sosial dan Ketua Umum PP Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Khofifah Indar Parawansa mulai menggalang dukungan di kalangan ibu-ibu Muslimat NU. Lebih dari 1.000 pengurus dan anggota Muslimat NU dari berbagai kecamatan dan desa di Kabupaten Mojokerto hadir dalam istighosah kubro atau istighosah besar di pondok pesantren Amanatul Ummah, Desa Kembangbelor, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto. 

Di depan ribuan jemaah Muslimat, Khofifah  menyatakan keseriusannya akan kembali mencalonkan sebagai gubernur Jawa Timur untuk ketiga kalinya setelah gagal di Pilkada Jawa Timur 2008 dan 2013. Secara resmi Khofifah memastikan akan maju dalam Pilgub 2018 dan meminta doa dari pengurus dan anggota Muslimat NU.

 

Menurutnya, selain dukungan partai politik dan para kiai atau ulama, dukungan dan doa dari jemaah Muslimat NU juga jadi modal sosial dan politik penting baginya. Jemaah Muslimat NU akan jadi kekuatan yang bisa menyampaikan pada keluarga dan jemaah bahwa Khofifah akan maju pilgub.

Dalam waktu dekat Khofifah akan mengumumkan bakal calon wakil gubernur yang akan mendampinginya. Pemilihan bakal calon wakil gubernur tersebut hasil dari survei yang dilakukan secara internal dan meminta pertimbangan para kiai dan partai pengusung antara lain Partai Golkar, NasDem, PPP, dan Demokrat. Khofifah akan bersaing dengan inkumben Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf yang berpasangan dengan Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas yang diusung PDI Perjuangan dan PKB.


Jurnalis video: Ishomuddin

Editor/Narator: Ryan Maulana