TEMPO.CO, Serang - DPD Partai Golkar Provinsi Bante menunggu kesepatakan seluruh Ketua DPD Golkar se- Indonesia untuk menggelar Musyawarah Nasional Luar Biasa, Munaslub untuk, mengganti Ketua Umum Golkar nonaktif Setya Novanto, tersangka E-KTP.

Ketua DPD I Partai Golkar Provinsi Banten, Tatu Chasanah, ketika disinggung soal apakah DPD Golkar Banten mendorong Munaslub digelar untuk mengganti Setya Novanto, belum bersikap. DPD Golkar Banten menunggu kesepakatan seluruh Ketua DPD Provinsi Partai Golkar se Indonesia. DPD I Golkar Banten satu suara dengan hasil kesepakatan yang dicapai DPD I Golkar di seluruh Provinsi.

Adik kandung Ratu Atut itu mengatakan,  pada intinya solid untuk keputusan bersama, untuk kebaikan partai, dan bukan untuk kepentingan pribadi beberapa kelompok di internal Partai Golkar, tapi keberlangsungan Partai Golkar secara menyeluruh.

Terkait ulah Setya Novanto terhadap kredibilitas Golkar di Banten, menurut Tatu, tidak berpengaruh. Tatu mengungkapkan Setya Novanto secara pribadi siap mengikuti mekanisme hukum oleh KPK, dan di internal Golkar Banten dari tingkat DPD I, DPD II, kecamatan dan desa tetap menjaga soliditas partai sesuai perintah DPP.

Kepada kader Golkar yang akan maju pada Pilkada Serantak 2018 di Banten, Tatu berucap tidak harus khawatir.

Kerena, meskipun DPP Golkar telah melaksanakan rapat pleno dan memutuskan Idrus Marham sebagai Plt dari Ketua Umum, namun untuk pemberian rekomendasi pencalonan di Pilkada tidak akan berubah, karena mekanime di Partai Golkar sangat jelas.

Jurnalis Video: Darma Wijaya
Editor: Farah Chairunniza

Tempo Video