TEMPO.CO, Jakarta - Ribuan kendaraan truk ekspedisi yang hendak menyeberang ke Pulau Sumatera melalui pelabuhan penyeberangan Merak, Banten, Jumat Siang, 1 Desember 2017 mengular hingga 3 kilometer.

Antrean ribuan truk ekspedisi terjadi dari jalur Cikuasa Atas hingga ke ruas jalan tol Tangerang -  Merak Kilometer 96. Selain kendaraan truk, kendaraan pribadi yang hendak menyeberang ke Sumtera juga turut terjebak di jalur Cikuasa Atas. Antrian truk menuju Pelabuhan Merak terjadi karena faktor gelombang tinggi di Selat Sunda bagian utara. Pihak ASDP Indonesia Ferry cabang Merak hanya mengoperasikan tiga dermaga dari total enam dermaga yang ada seizin pihak KSOP Merak selaku regulator.

Membludaknya antrian truk juga terjadi sudah sejak kamis malan, antrian truk terjadi dampak dari penutupan sementara pelayanan penyeberangan Merak – Bakauheni sejak Kamis petang  hingga Jumat pagi. Dalam mengurai antrian pengguna jasa yang telah memadati pelabuhan Merak sejak dini hari, PT ASDP memaksimalkan pengoperasian kapal-kapal berukuran besar di dermaga 3 Merak. Sebanyak 22 unit kapal dioperasikan untuk melayani penyeberangan Merak – Bakauheni.

Jurnalis Video: Darma Wijaya

Editor/Narator: Zulfikar Epriyadi