Jumat, 23 Februari 2018

Bos First Travel Janji Berangkatkan Jemaah, Agen Tak Puas

Videografer:

Ilham Fikri


Editor:

Ridian Eka Saputra

Rabu, 6 Desember 2017 08:39 WIB

TEMPO.CO, Jakarta - Bos PT Anugerah Karya Wisata atau First Travel Andika Surachman mengajukan proposal perdamaian yang dibacakan hari ini, Selasa, 5 Desember 2017, di Pengadilan Niaga Jakarta Pusat. Andika antara lain menyatakan kesanggupan memberangkatkan jemaah First Travel untuk menjalankan ibadah umrah.

Namun janji itu tak membuat agen First Travel menerima usul tersebut. Salah satu perwakilan agen First Travel di Jakarta Timur, Tuti, mengatakan para agen belum puas dengan proposal perdamaian yang diusulkan Andika.

Tuti menilai mekanisme proses refund bagi jamaah terbilang berat bagi para vendor. Tuti mengungkapkan kesedihannya lantaran ada delapan calon jemaah di bawah naungannya yang meninggal dalam penantian keberangkatan umrah oleh First Travel.

Tuti tak ingin First Travel dipailitkan. Ia ingin Andika dan Anniesa Hasibuan selaku bos First Travel bertanggung jawab terhadap para jemaah yang tak kunjung berangkat. Pertanggungjawaban itu, bisa diwujudkan dengan memberangkatkan atau mengembalikan dana secara jelas. Dia mengaku dilema lantaran banyak jemaahnya yang beralih menggunakan travel lain.

Sebelumnya, Andika membacakan proposal perdamaian dalam sidang rapat kreditur. Dalam proposal itu, Andika dan Anniesa sebagai Direktur dan Komisaris First Travel bertekad merampungkan kewajiban mereka kepada jemaah (kreditur) yang belum diberangkatkan umrah. Andika berkukuh sudah mencapai perdamaian dengan para pihak.

 

 

 

Video: Ilham Fikri

Naskah: Kartika Anggraeni

Editor/Narator: Ridian Eka Saputra