TEMPO.CO, Depok- Sebelas mobil mewah milik Bos First Travel diserahkan penyidik Bareskrim Polri ke Kejaksaan Negeri Kota Depok sebagai alat bukti kasus penipuan. Mobil-mobil berbagai jenis itu telah berada di halaman parkir Kantor Kejari Kota Depok.

Ketua Tim Jaksa Penuntut Umum, Heri Jerman mengatakan barang bukti untuk kasus First Travel berjumlah 807 item berupa barang bergerak maupun dokumen. Baju dan gaun sebanyak 774 lembar, kwintasi pembayaran pelunasan sebanyak 2040 lembar. Mobil ada 11 unit, 3 rumah tinggal, 1 apartemen, dan 1 kantor milik First Travel. Selain itu, uang senilai Rp 1,537 Milyar akan ditransfer dari rekening Polri ke rekening Kejari Kota Depok.

Untuk mobil, dari 11 unit sudah ada lima unit yang bukan lagi aset milik First Travel. Lima unit sudah dilakukan Akte Jual Beli (AJB) sebelum kasus dugaan penggelepan terungkap.

Berdasarkan pemantauan Tempo 10 mobil telah berada di halaman Gedung Kejari Depok. Satu mobil lagi masih berada di Kantor Bareskrim Polri di Gambir, Jakarta Pusat. "Mobil jenis Ford warna hitam itu tidak bisa dinyalakan dan rencana akan diderek,"  Kepala Tim Subdit V Jatanwil Bareskrim Polri Komisaris Wiranto.

 

Berikut ini daftar mobil mewah milik First Travel:

  1. Honda City warna biru,  nomor polisi B 19 EL
  2. Daihatsu Sirion warna putih, nomor polisi B 288 UAN
  3. Toyota Hiace warna putih, nomor polisi DK 9282 AH
  4. Hummer warna putih, nomor polisi  F 1051 GT
  5. VolksWagen jenis mininus warna putih, nomor polisi F 805 FT
  6. Toyota Fortuner warna putih, nomor polisi B 28 KHS
  7. Toyota Vellfire warna putih, nomor polisi F 777 NA
  8. Pajero Sport warna putih, nomor polisi F 111 PT
  9. Honda HR-V warna putih, nomor polisi B 233 STY
  10. Nissan X-Trail warna hitam, nomor polisi B 2264 RFP
  11. Ford Ranger Double Cabin warna hitam.

 

 

Jurnalis Video: Irsyan Hasyim
Editor/Narator: Ridian Eka Saputra