TEMPO.CO, Yogyakarta - RSUP Dr Sarjito Sleman,Yogyakarta merawat Seorang siswa,warga Patalan, Bantul, Yogyakarta dengan inisial S yang diduga terjangkit difteri, Selasa pagi. Pasien suspect difteri tersebut dirawat diruang isolasi sejak minggu,10 Desember 2017 lalu.

Dari gejala gelaja yang muncul, S di duga terjangkit difteri, sehingga harus ditempatkan diruang isolasi. Spesialis anak konsultan sub spesialis penyakit infeksi RSUP Dr Sarjito, Ida Safitri, Mengatakan gejala pasien memenuhi kriteria suspect yakni dalam kondisi seperti selesma, nyeri di tenggorokan, serta ada selaput membran di tenggorokan.

Ida Safitri juga menambahkan, setelah dilakukan penelusuran, pasien tidak berasal dari daerah endemis dan tidak berpergian ke daerah endemis serta telah memperoleh imunisasi difteri secara lengkap, sehingga pasien tidak memenuhi kriteria peningkatan status probable difteri.

Meski secara umum kondisi pasien membaik, namun pihak tim medis RSUP Dr Sarjito masih terus melakukan perawatan secara intensif, sambil menunggu hasil dari laboratorium.

 

Sementara itu,Spesialis Patologi Klinik dan kedokteran Laboratoruim konsultan Infeksi RSUP Dr Sarjito, Andaru Dahesih Dewi juga mengatakan penularan difteri dapat melalui percikan partikel secara langsung  saat berbicara dengan orang yang terjangkit tanpa menggunakan perantara.  

Sehari sebelumnya, seorang pasien yang terduga terjagkit difteri di RSUP Dr Sardjito yang berasal dari Sleman sudah dipulangkan ke rumah dan kini kondisinya sudah membaik.

 

 

 

Jurnalis Video: Hand Wahyu
Editor/Narator: Ridian Eka Saputra