TEMPO.CO, Yogyakarta - Rabu petang seorang ibu dan anak yakni Sri Yuliati dan anaknya Muhammad Hisam ditemukan tewas di saluran irigasi Sungai Progo di Desa Banjarasri dan Banjarharjo, Kalibawang, Kulonprogo, Yogyakarta. Kejadian itu lantaran sang ibu bermaksud menolong putranya yang sudah hanyut terseret arus sungai namun Sri justru ikut terseret arus deras aliran sungai.

Kejadian berawal ketika Sri Yuliati menyusul anaknya Muhammad Hisam yang sedang bermain air di saluran irigasi Kalibawang. Saat melihat arus deras dari arah utara, sang ibu meminta anaknya Muhammad Hisam untuk naik dan berhenti bermain air sungai namun sudah terlambat. Melihat anaknya terseret banjir, Sri bermaksud hendak menolong namun justru ikut terbawa derasnya arus sungai.

Jenasah Sri Yuliati sendiri ditemukan oleh Tim relawan lebih dulu di saluran irigasi, tepatnya di Dusun Semak, berjarak 7 kilometer dari lokasi kejadian dan sudah dalam kondisi tak bernyawa tersangkut batu di dasar sungai.

Warga yang ikut serta membantu evakuasi langsung membawa jenasah ke puskesmas terdekat, proses pencarian kemudian dilanjutkan ke hilir sungai namun tanpa hasil.

Bendungan disekitar lokasi sempat ditutup sementara agar air surut sehingga mempermudah pencarian, Sementara itu Muhammad Hisam ditemukan 4 kilometer dari lokasi kecelakaan. Saat terjadi kecelakaan, hujan deras sempat terjadi dan mengtakibatkan volume air sungai meninggi dengan cepat.

Tim relawan dan keluarga sepakat, kedua jenazah langsung dibawa ke rumah duka, isak tangis keluarga dan warga sekitar menyambut kedatangan kedua jenasah, rencananya kedua jenzah ibu dan anak tersebut langsung akan dikebumikan Rabu petang di TPU setempat. 

 

 

 

Jurnalis Video: Hand Wahyu

Editor/Narator: Ridian Eka Saputra