TEMPO.CO, Jakarta - Saat melakukan blusukan ke daerah Setia Budi, Jakarta Selatan, Anies terkejut melihat saluran yang berfungsi menyalurkan air dari jalan utama menuju selokan terhadang oleh jalinan kabel yang membentuk jaring. Ia mencurigai, jalinan kabel optik tersebut sebagai salah satu penyebab banjir di kawasan Rasuna Said dua hari yang lalu.

Beberapa saat kemudian, Anies terlihat menelepon Makmur HN Camat Setiabudi, ia terlihat menanyakan kondisi selokan di sekitar kawasan Setiabudi dan bertanya ihwal kabel yang melintang di dalam selokan tersebut. Dari hasil pembicaraan itu, Anies mendapat kesimpulan kabel yang menutupi jalur air berjenis optik.

Anies mengaku ke depannya akan menindak pemasangan kabel yang tidak sesuai aturan dan menyebabkan aliran air terganggu.

Hujan deras yang melanda Ibu kota pada dua hari yang lalu berdampak pada terendamnya jalan utama di Rasuna Said menuju Mampang di depan Wisma Tugu I. Air menggenang setinggi dengkul orang dewasa.

Di dalam video yang dibagikan akun twitter @TMCPoldaMetro Senin, 11 Desember 2017, terlihat air berwarna coklat membanjiri jalur utama setinggi dengkul orang dewasa. Mobil jenis APV yang berusaha melintas tertahan di tengah banjir karena tidak bisa melaju lebih jauh lagi. Selain Rasuna Said, banjir juga melanda daerah Dukuh Atas setelah hujan selama satu jam.

Dari foto yang diunggah, banjir didaerah dukuh atas terlihat mencapai pinggang orang dewasa atau sekitar 1 meter lebih. Akibatnya, jalan raya di kolong Dukuh Atas tidak bisa dilalui kendaraan


Jurnalis Video: M Julnis Firmansyah
Editor/Narator: Ridian Eka Saputra