TEMPO.CO, Serang - Bawa ibu hamil, Mobil Dinas Sosial Kabupaten Serang Banten Jumat siang, 15 Desember 2017 terbakar di Jalan Raya Taktakan, Kota Serang Banten.

Mobil dinas milik Dinas Sosial Kabupaten Serang Banten jenis minibus bernomor A 383 F ini terbakar setelah mogok di tengah perjalanan menuju ke tempat urut khusus ibu hamil.

Kobaran api langsung membakar seluruh bagian mobil hanya dalam waktu kurang dari lima menit. Titi, staf Dinas Sosial Kabupaten Serang yang sedang hamil panik dan menghindari mobil yang terbakar. Sementara salah seorang staf Dinas Sosial Kabupaten Serang langsung menyelamatkan diri keluar dari mobil yang terbakar tersebut.

Kendaraan yang melintas dari arah Kota Serang menuju Cilowong Kabupaten Serang dan sebaliknya langsung menghindari mobil yang terbakar. Petugas Brimob Polda Banten turun ke lokasi mobil terbakar dan mengalihkan arus lalu lintas untuk menghindari korban dari pengendara.

Kobaran api baru bisa didapadamkan setelah satu unit kendaraan Water Canon milik Brimob Polda Banten dikerahkan ke lokasi terbakarnya mobil. Petugas Pemadam Kebakaran yang datang ke lokasi langsung melakukan proses pendinginan untuk memadamkan api.

Penumpang mobil yang berada di dalam mobil, Titi, Staf Dinas Sosial Kabupaten Serang yang tengah hamil, dan sopirnya syok setelah mobil yang ditumpangi keduanya terbakar. Beruntung keduanya selamat dari maut.

Kendaraan Dinas milik Dinas Sosial Kabupaten Serang ini terbakar seteleh dalam perjalanan kendaraan mengeluarkan asap pada bagian kap depan mobil. Pengemudi lalu menghentikan kendaraannya. Warga yang melihat kejadian tersebut langsung mendorong mobil menghindari pom bensin mini. Saat didorong mobil yang dalam kondisi keluar asap langsung terbakar.

Kedua penumpang mobil saat itu hendak menuju tempat urut khusus ibu hamil, namun nahas di tengah perjalanan mobil dinas justru terbakar.

Kapolsek Taktakan, Kota Serang AKP Muhamad Nasir Embing yang berada di lokasi kejadian, mengatakan penyebab terbakarnya mobil dinas milik Dinas Sosial Kabupaten Serang ini diduga korsleting di mesin mobil di kap depan.

Jurnalis Video: Darma Wijaya