TEMPO.CO, Tangerang - Kasus ini bermula dari kecurigaan petugas Aviation Security atau Avsec terkait dua buah koper yang ditinggalkan pemiliknya di Terminal Keberangkatan Internasional 2D Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten. Petugas Avsec mengamankan dan memeriksa dua buah koper tersebut dengan menggunakan mesin x-ray, kemudian ditemukan ribuan benih lobster yang dimasukkan ke dalam 84 kantung plastik.

Petugas Karantina Ikan dan Tumbuhan yang mendapatkan informasi tersebut langsung melakukan pemeriksaan dan penghitungan. Dari hasil pemeriksaan tersebut terdapat benih lobster jenis mutiara sebanyak 21.809 ekor dengan nilai Rp 3,2 miliar.

Benih lobster ini rencananya akan diselundupkan ke Singapura, namun karena pemiliknya takut terdeteksi koper ditinggal begitu saja di dalam Terminal 2D Bandara Soekarno Hatta. Kedua pemilik koper tersebut berhasil kabur dan hingga kini masih dalam pengejaran petugas.

Menurut Habrin Yake Kepala Karantina Ikan dan Tumbuhan Bandara Soekarno Hatta, modus para pelaku yakni menggunakan koper yang ditutupi peralatan mandi untuk mengelabui petugas..

Usai dilakukan pemeriksaan dan penghitungan, rencananya petugas akan melepas benih lobster tersebut di Pantai Pangandaran, Jawa Barat untuk dikembalikan ke habibatnya.

Jurnalis Video: Marifka Wahyu Hidayat
Editor: Farah Chaerunniza