TEMPO, Serang, Banten - Empat kawanan spesialis perampas sepeda motor di Kota Serang Banten, yang mengaku-ngaku sebagai anggota polisi alias polisi gadungan, diringkus anggota Satuan Reserse Kriminal Polres Serang Kota.

Pria berinisial I-T, E, S dan D-S, empat kawanan polisi gadungan ini digelandang anggota Satreskrim Polres Serang Kota saat melakukan aksi perampasan sepeda motor di Kawasan Pusat Pemerintah Provinsi Banten, Curug, Kota Serang. Salah satu pelaku ditembak pada bagian kakinya lantaran kabur saat ditangkap.

Polisi menyita satu pucuk senjata api rakitan dan lencana Mabes Polri. Senjata api rakitan dan lencana Polri didapat pelaku dari Pasar Senen, Jakarta Pusat. Modus keempat pelaku dalam melakukan aksi kejahatanya adalah mengaku-ngaku sebagai anggota Polri.

Layaknya seorang polisi, keempat pelaku menertibkan masyarakat di jalan raya, kemudian memberhentikan aksi balapan liar, salah satunya di kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten, Curug, Kota Serang, dengan tujuan untuk merampas sepeda motor.

Selama menjalankan aksinya, puluhan sepeda motor dirampas keempat pelaku dari para korbannya. Aksi kejahatan empat oknum polisi gadungan ini terbongkar setelah anggota Satreskrim Polres Serang Kota melakukan patroli di KP3B, Curug, Kota Serang.

Melihat adanya cekcok mulut antara pelaku dan korban, timbul kecurigaan bagi anggota polisi. Selanjutnya polisi menghampiri dan menginterogasi keempat pelaku, lalu meringkus kawanan polisi gadungan tersebut.

Dari empat polisi gadungan tersebut, selain senjata api rakitan dan lencana mabes Polri, polisi juga mengamankan empat unit sepeda motor. Polisi masih terus melakukan pengembangan terhadap tertangkapnya empat polisi gadungan untuk mengungkap sindikat pencurian motor lainnya.

Jurnalis Video: Darma Wijaya
Editor: Zulfikar Epriyadi