Senin, 20 Agustus 2018

TEMPO.CO, Manila - Sebuah feri antar pulau tenggelam usai dilanda angin kencang dan ombak besar Kamis 21 Desember 2017 di timur laut Filipina. Kejadian tersebut menyebabkan setidaknya empat orang tewas dan 88 penumpang lainnya hilang. Sedangkan, lebih dari 160 penumpang diselamatkan oleh kapal penjaga pantai dan nelayan.

Juru bicara penjaga pantai Armand Balilo mengatakan bahwa penyelamatan tersebut dilakukan setelah kapal penumpang Mercraft 3, yang memiliki 251 penumpang dan tujuh awak kapal, mulai tenggelam di antara kota Infanta di provinsi Cebu dan Pulau Polillo.

Seorang korban selamat mengatakan kepada radio DZMM bahwa saat kecelakaan cuaca terlihat baik, namun saat feri meninggalkan pelabuhan, angin kencang dan ombak besar mulai menyerang sekitar dua jam perjalanan.

Kapal penjaga pantai, kapal angkatan laut dan kapal penangkap ikan berhasil menyelamatkan 166 orang, termasuk jenazah yang mengambang di laut. Upaya penyelamatan akan terus berlanjut meski terjadi gelombang. Balilo menambahkan bahwa sebuah helikopter penjaga pantai mencoba terbang ke daerah tersebut namun terhambat oleh angin kencang.

 

 

Video: Associated Press
Editor/Narator: Ridian Eka Saputra