TEMPO.CO, Tangerang - Direktur Jenderal Perhubungan Udara Agus Santoro meninjau Terminal 1 Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang, Banten untuk mengevaluasi pelaksanaan arus libur Natal, sebagai bahan persiapan arus libur Tahun Baru, Jumat, 29 Desember 2017.

Salah satu bahan evaluasi adalah pembatasan operasi pergerakan pesawat mendarat ataupun terbang yakni maksimal 81 pergerakan pesawat per satu jam, atau hanya ada penambahan lima hingga enam pergerakan dari normalnya 74 hingga 75 pergerakan pesawat di Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang, Banten.

Pasalnya sepanjang arus libur Natal dan tahun baru ini, dalam satu hari terdapat 139 permintaan ekstra-flight di Bandara Soekarno Hatta. Pembatasan extra-flight dilakukan pada saat jam padat jadwal penerbangan, yakni mulai pukul 04.00 hingga 20.00 WIB atau selama enam belas jam.

Dirjen Perhubungan Udara Agus Santoso mengakui pembatasan extra flight merupakan bagian dari evaluasi arus libur Natal, dan akan diterapkan pada arus libur tahun baru. Hal tersebut untuk memberi kesempatan istirahat kepada tenaga pengontrol meskipun 81 pergerakan pesawat per jam untuk mengedepankan faktor keselamatan penerbangan.

Sementara itu, terkait cuaca ekstrem yang membayangi arus libur tahun baru, Kementerian Perhubungan telah melayangkan surat peringatan kepada maskapai dan operator bandara, sebagai bahan acuan operasional penerbangan.

Jurnalis Video: Marifka Wahyu Hidayat
Editor: Zulfikar Epriyadi