Minggu, 22 September 2019

TEMPO.CO, Yogyakarta - Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukito melakukan peninjauan dan blusukan ke Pasar Pingit Yogyakarta, Sabtu siang.

Kedatangan Enggartiasto tersebut untuk mewakili Presiden Joko Widodo yang berhalangan hadir, yang rencananya akan meresmikan Pasar Pingit usai revitalisasi. Kedatangan Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukito dirasa mengobati rasa kecewa para pedagang pasar yang menantikan kedatangan Presiden Jokowi ke Pasar Pingit Yogyakarta.

Dalam kunjungannya tersebut, Enggartiasto menyempatkan untuk berkeliling masuk ke dalam pasar, blusukan dan berbincang dengan pedagang pasar. Di salah satu lorong pasar, Enggar pun membeli kerupuk rambak di kios pedagang setempat, dengan lima bungkus kerupuk rambak seharga Rp 20.000 namun Enggar membayar dengan selembar uang Rp 50.000 dan tidak meminta uang kembalian.

Meski sempat membuat sejumlah pedagang kecewa, dengan ketidakhadiran Jokowi, Suparni, pedagang pasar, mengaku kedatangan Menteri sudah cukup dirasa mengobati dan membuat perasaannya senang. Ia sendiri pun merasakan perbedaan kondisi pasar yang lebih baik dan bersih setelah Dalam kesempatan tersebut, Enggartiasto juga mengatakan Presiden Jokowi sendiri menargetkan revitalisasi sebanyak 5.000 pasar, yang hingga saat ini sudah ada sekitar 2.900-an pasar yang direvitalisasi. Rencananya pihaknya akan mengejar kekurangannya di tahun 2018 dengan target 1.200 pasar dan pada 2019 ada 1.000 pasar, sehingga yang ditargetkan akan Enggartiasto menambahkan revitalisasi pasar tradisional perlu dilakukan, karena tempat tersebut menjadi denyut nadi perekonomian rakyat di suatu daerah. Lewat revitalisasi tersebut pasar-pasar tradisional memiliki kondisi fisik yang lebih nyaman, dan juga bersih, tidak kumuh. Sementara itu, pada tahun ini sendiri, neraca perdagangan Indonesia mengalami surplus bahkan berhasil memecahkan rekor tertinggi yakni mencapai 13 milyar dolar. Selain itu memasuki tahun 2018 yang juga merupakan tahun politik, Enggartiasto tetap optimistis kondisi perdagangan di Indonesia semakin diuntungkan karena banyak uang yang beredar dipasar.?

Jurnalis Video: Hand Wahyu Editor: Zulfikar Epriyadi