TEMPO.CO, Depok- Sekitar 50 orang berkumpul di Lapangan RRI Cimanggis Depok?Ahad?7 Januari 2017. Mereka berasal dari berbagai komunitas seperti Info Depok?Komunitas Bambu?Depok Heritage Community?dan Komunitas Museum. Mereka berwisata sejarah dengan tujuan mengenal dan menyelamatkan bangunan bersejarah di Kota Depok.

Salah seorang pegiat sejarah Depok?Ratu Farah Diba, mengatakan selama 10 tahun terakhir adalah masa paling mengenaskan bagi nasib bangunan-bangunan bersejarah di Depok, Jawa Barat. Rumah Pondok Cina yang dibangun pada tahun 1690 dihancurkan sebagian besar ruangnya. Begitu juga dengan Rumah Cimanggis, dari abad ke-18, yang terancam proyek pembangunan Universitas Islam Internasional Indonesia.

Menurut Ratu, pemerintah Kota Depok lepas tangan serta kurang bersemangat menyelamatkan situs sejarah itu.

Sementara itu, sejarawan JJ Rizal ikut menyesalkan beredarnya informasi bahwa Rumah Cimanggis tidak ada dalam master plan Universitas Islam Internasional Indonesia.  JJ Rizal mengatakan situasi seperti itu menyedihkan justru pada saat warga Kota Depok bersemangat untuk memperjuangkan penambahan ruang publik dan menyelamatkan situs-situs sejarah agar kota itu memiliki jejak masa lalu.

Jurnalis Video: Irsyan Hashim, Maria Fransisca
Editor: Maria Fransisca