Jumat, 17 Agustus 2018

Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman memastikan diri kembali maju dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2018 dengan mendaftarkan diri di Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Riau, Kamis, 10 Januari 2018. Arsyadjuliandi maju bersama Bupati Rokan Hilir Suyatno sebagai calon wakil Gubernur Riau diusung koalisi Partai Golkar, PDI Perjuangan dan Hanura. 

 

Sekitar 3000 simpatasisan yang berasal dari tiga partai koalisi dan Ormas Pemuda Pancasila mengantarkan proses pendaftaran Andi Rachman-Suyatno sebagi Cagub dan Cawagub Riau ke kantor KPU Riau. Proses pendaftaran kedua pasangan ini dimeriahkan kolaborasi pertunjukkan budaya melayu dan jawa.

 

Arsyadjuliandi merupakan ketua DPD I Partai Golkar Riau dipastikan bakal menjadi lawan bagi kadernya sendiri yakni Bupati Siak Syamsuar dalam pesta demokrasi memperebutkan kursi Gubernur Riau lima tahun mendatang. Syamsur yang merupakan Ketua DPD II Partai Golkar Siak maju bersama Komandan Korem 031 Wirabima Pekanbaru Brigadir Jenderal TNI Edy Natar Nasution lewat koalisi Partai PAN, NasDem dan PKS. Menanggapi hal ini, Arysadjuliandi mengaku tidak khawatir suara golkar akan pecah saat pilkada nanti. Andi mengaku menghormati keputusan Syamsuar menjadi penantangnya di Pilgub Riau. 

 

Sejauh ini, sudah tiga pasang Calon Gubernur Riau mendaftar di KPU Riau yakni pasangan Syamsuar-Edy Natar Nasution yang diusung PAN, Partai NasDem dan PKS. Pasangan Firdaus-Rusli Efendi yang diusung Partai Demokrat dan PPP. Selanjutnya pasangan Arsyadjuliandi Rachman-Suyatno diusung Partai Golkar, PDI Perjuangan dan Partai Hanura. Rencananya, sebelum penutupan pendaftaran calon pada Kamis malam, akan mendaftar pasangan lainnya Lukman Edy-Hardianto yang diusung partai PKB dan Gerindra. 

 

Jurnalis video: Riyan Nofitra

Editor/Narator: Ryan Maulana