Kamis, 16 Agustus 2018

TEMPO.CO, Serang - Pada pemilihan kepala daerah atau Pilkada 2018, empat daerah di Provinsi Banten menggelar pesta demokrasi tersebut daerah secara serentak. Tiga daerah memiliki calon tunggal yang diusung seluruh partai politik. Adanya calon tunggal menunjukkan partai politik dinilai gagal melakukan kaderisasi.

Empat daerah di Provinsi Banten yang menggelar pilkada serentak 2018 adalah Kota Serang, Lebak, Kabupaten Tangerang, dan Kota Tangerang.

Tiga dari empat daerah yang melaksanakan pilkada serentak 2018 memilki satu bakal pasangan calon tunggal, yang diusung banyak partai politik.

Di Pilkada Lebak, hanya ada satu bakal pasangan calon, anak mantan Bupati Lebak Mulyadi Jayabaya, Iti Octavia Jaya Baya yang merupakan petahana yang maju berpasangan dengan Ade Sumardi yang diusung 11 partai politik.

Di Kabupaten Tangerang, pasangan Ahmed Zaki Iskandar-Mad Romli menjadi bakal pasangan calon tunggal yang diusung 12 partai politik. Adapun Pilkada Kota Tangerang bakal pasangan calon petahana Arief Wismansyah-Sachrudin diusung 10 parpol tanpa lawan.

Ketiga bakal pasangan calon tunggal di Lebak, Kota Tangerang, dan Kabupaten Tangerang pada pilkada serentak 2018 hanya akan melawan kotak kosong.

Adanya calon tunggal di tiga daerah di Banten menurut pengamat politik parpol telah gagal melakukan kaderisasi.

Pengamat politik dari Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Serang, Banten, Iksan Ahmad mengatakan, partai politik gagal menelurkan kader-kadernya untuk memimpin masyarakat. Yang ada hanya jual beli, transaksi politik.

Jurnalis Video: Darma Wijaya
Editor: Zulfikar Epriyadi

Simak: PDIP Usung Calon dari Dinasti Ratu Atut di Pilkada Banten