TEMPO.CO, Bandung - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro menyaksikan penandatanganan perjanjian kerjasama penyelenggaraan jasa kebandarudaraan di Bandar Udara Internasional Jawa Barat (BIJB) antara Pemprov Jawa Barat, PT BIJB, dan PT Angkasa Pura II di Gedung Pakuan, Bandung. 

Direktur Utama PT Angakasa Pura II Muhammad Awaluddin, Direktur BIJB Virda Dimas Ekaputra, dan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan akhirnya menandatangani perjanjian kerjasama yang sempat tertunda. Bandar Udara Internasional Jawa Barat yang terletak di Kertajati Majalengka tersebut sudah terintegrasi dengan tol Cipali dan segera menyusul tol Cisumdawu.

BIJB menjadi bandara yang pengelolaan dan pengerjaannya dilakukan sepenuhnya oleh BUMN dan BUMD. BIJB direncanakan akan soft launching pada April mendatang dan grand launching rencananya dilaksanakan pada pertengahan tahun ini. Keberadaan BIJB seluas 96.000 meter persegi ini bakal memicu pertumbuhan ekonomi baru di Jawa Barat khususnya di Majalengka dimana bandara diharapkan mampu melayani 56 juta penumpang per tahun.

 

 

Jurnalis Video: Prima Mulia
Editor/Narator: Ridian Eka Saputra