TEMPO.CO, Bekasi - Gara-gara kalah balapan liar, dua orang pelajar di Kota Bekasi, Jawa Barat, nekat membacok lawan balapannya hingga luka serius di tubuhnya. Korban, Firmansyah kini masih dirawat di rumah sakit Ananda, Bekasi Barat. Sementara dua orang pelaku RR dan REB sudah ditangkap aparat kepolisian.

Peristiwa pembacokan terjadi pada minggu dini hari, 21 Januari 2018 pukul 01.00 WIB di Jalan Pejuang. Korban tiba-tiba dihampiri dua pelaku lalu ditikam dan dipukuli. Usai menganiaya, pelaku kabur.

Tersangka RR ditangkap di sekolahnya di kawasan Taman Harapan Baru, Medansatria. Sedangkan, REB ditangkap ketika bersembunyi di Depok, Jawa Barat. Keduanya kini sudah menyandang status sebagai tersangka dan mendekam di sel tahanan Polsek Medansatria.

Kapolsek Medansatria, Kompol Made Suweta mengatakan, motif pengeroyokan karena tersangka sakit hati usai kalah balapan liar belum lama ini. Ketika tak sengaja bertemu, tersangka langsung melakukan penganiayaan dengan senjata tajam jenis celurit.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, kedua pelaku yang masih duduk di bangku SMA ini dijerat pasal 170 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana dengan ancaman penjara selama 9 tahun. Adapun barang bukti disita berupa kaus noda darah, celurit, dan sepeda motor.

 

 

 Jurnalis Video: Adi Warsono
Editor/Narator: Ridian Eka Saputra