TEMPO.CO, Jakarta: Tampak dari depan bangunan yang satu ini masih terlihat kokoh dan megah. Bangunan yang bersebelahan dengan kantor Walikota Jakarta Pusat merupakan bangunan cagar budaya yang tetap terawat keberadaannya . Museum Taman Prasasti begitu disebutnya, merupakan museum dengan konsep terbuka dan bangunan induknya bergaya Doria.Museum yang terletak di jalan Tanah Abang 1 Jakarta Pusat memiliki luas wilayah 1,3 hektar diresmikan menjadi museum pada 9 Juli 1977 oleh Gubernur DKI Jakarta Ali Sadikin. Tanah yang dahulu kala memiliki luas 5,5 hektar adalah tanah milik WV Halventius, putra Gubernur Jenderal Jeremias Van Rimsdijk yang kemudian di hibahkan kepada pemerintah kota Batavia untuk dijadikan taman pemakaman umum.Saat berkunjung ke Museum Taman Prasasti, kita masih menjumpai batu-batu nisan yang tercatat berjumlah 1.242 buah, meski semua jenasah yang ada di dalamnya sudah dipindahkan ke tempat lain. Di pojok sebelah kanan masih kita jumpai kereta kuda yang dulu kala digunakan membawa jenasah orang belanda yang akan dimakamkan di taman prasati ini.Videografer & Editor : Denny SugihartoNarator : Dwi Oktaviane