Rabu, 26 September 2018

Badan Pengawas Pemilhan Umum (Bawaslu) Provinsi Kalimantan Timur menggelar deklarasi tolak dan lawan politik uang dan politisasi Suku, Agama, Ras dan Antar Golongan (SARA) dalam Pilkada 2018 di salah satu hotel di Kota Samarinda, Rabu, 14 Februari 2018.

 

Deklarasi ini dihadiri berbagai elemen, termasuk pasangan calon nomor urut satu, yakni Andi Sofyan Hasdam – Nusyirwan Ismail dan paslon nomor urut tiga, Isran Noor – Hadi Mulyadi. Sementara, paslon nomor urut dua, Syaharie Jaang – Awang Ferdian Hidayat dan paslon nomor urut 4, Rusmadi Wongso – Safaruddin hanya diwakilkan oleh masing-masing tim pemenangan.

 

Menurut Ketua Bawaslu Kaltim Saipul Bahtiar, pasangan calon yang tidak hadir mengaku undangan tidak sampai pada mereka. Padahal, kata Saipul, undangan sudah disampaikan beberapa hari sebelum deklarasi dilaksanakan.

 

Meski tidak hadir, Saipul menegaskan tidak ada sanksi yang bisa diberikan. Namun, kehadiran dinilai Saipul merupakan salah satu bentuk komitmen yang dapat dinilai oleh masyarakat.

 

Jurnalis video: Sapri Maulana

Editor/Narator: Ryan Maulana