Rabu, 20 Juni 2018

TEMPO.CO, Jakarta – Museum MACAN, Berlokasi di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat ada salah satu destinasi wisata edukasi. Museum of Modern and Contemporary Art in Nusantara atau yang lebih dikenal dengan Museum MACAN ini menampilkan puluhan karya seni seniman Indonesia dan asing.

Dengan tema Seni Berubah, Dunia Berubah (Art Turns, World Turns), lewat pameran ini, pengunjung akan disuguhi karya-karya seniman Indonesia, maupun asing yang memetakan karya-karya seni Indonesia lewat 4 periode waktu. Periode kolonial, Kemerdekaan, Reformasi, dan Sekarang dengan kurun waktu yang setidaknya mencakup 200 tahun. Ada 90 karya seni, yang dikumpulkan selama 25 tahun terakhir.

Di bagian Land, Home, People ada lukisan Raden Saleh yang dilukis pada tahun 1835. Di bagian periode akhir kolonial ada lukisan Bung Karno diantara pejuang kemerdekaan Indonesia karya Dullah. Ketika kita menuju ke bagian Racikan Dunia (The Global Soup) kita akan di suguhi seni kontemporer yang berisi tentang kritik sosial yang terjadi pada saat ini.

Salah satu yang menarik adalah patung babi yang di warnai mirip dengan bendera Amerika Serikat sedang menyusui anak-anaknya yang berwarna mirip negara-negara lain. Ada juga bendera 10 negara asean, china, korea, dan jepang yang ternyata didalamnya berisi semut hidup yang sengaja di masukkan dan dijadikan bagian dari karya untuk menggambarkan perpindahan manusia dari satu negara ke negara lain.

Dengan harga tiket Rp. 50.000 kita sudah bisa menikmati suguhan pameran seni sekaligus belajar sejarah di Indonesia dan dunia. Museum ini akan buka hingga 18 Maret 2018.

 

 Jurnalis Video/Editor: Ridian Eka Saputra