Kamis, 21 Juni 2018

TEMPO.CO, Jakarta - 11 April 2016 silam, Kampung Akuarium direlokasi oleh Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok guna dijadikan lahan terbuka hijau. Saat itu warga Kampung Akuarium akan direlokasi ke Rumah susun di Kapuk, namun sebagian besar warga menolak dengan alasan biaya sewa yang mahal serta jarak ke sekolah dan tempat bekerja yang jauh.

Warga yang bertahan di Kampung Akuarium tinggal di tenda yang mereka dirikan, ada juga yang menjadikan Perahu sebagai tempat tinggalnya. Saat ini Pemprov DKI Jakarta yang di pimpin oleh Gubernur Anies Baswedan akan membangun kembali kampung Akuarium. Pemprov akan mendirikan 90 unit shelter atau bangunan semi permanen untuk masyarakat Kampung Akuarium.

Lurah Penjaringan Depika Romadi mengatakan tujuan dibangunnya shelter ini agar masyarakat bisa hidup lebih baik dari segi kesehatan, kebersihan dan sosial pisikologis.

Proses pembangunan shelter ini akan dilakukan secepat mungkin agar warga yang memiliki KTP Penjaringan bisa segera menempati shelter. Kedepannya pemprov DKI  akan berencana mendirikan bangunan permanen yang akan dimusyawarahkan RANKdari pihak Pemprov, Konsultan dan Masyarakat.

 

 

Video Jurnalis: Zulfikar Epriyadi
Editor/Narator: Ridian Eka Saputra
Musik: Piano Instrumental - No Copyright Music